Untuk PON Beladiri Manado, Taufik: Kita Sepakat Kirim Atlet Potensi Medali
DL|Bandarlampung|KONI|23012026
---- Ketua Umum Komite Olahraga nasional Indonesia (KONI)
Provinsi Lampung menegaskan kembali bahwa terkait keikutsertaan Lampung di
Pekan Olaharaga Nasional (PON) Beladiri di Manado Agustus 2026 mendatang, hanya
mengirimkan atlet zona medali.
Hal ini ditegaskan dan diingatkan kembali dalam rapat
pimpinan (Rapim) KONI Provinsi Lampung diperluas yang digelar Jumat 23 Januari
2026 di ruang rapat Ketum KONI.
“Tadi saya ingatkan kembali dalam rapat bahwa komitmen
KONI dan Cabor sudah sepakat untuk mengirimkan atlet ke PON Beladiri prioritas
atlet potensial medali. Artinya sudah cukup dipahami bahwa seluruh cabor
melakukan seleksi ketat dalam menyiapkan atlet ke Manado. Hanya yang potensi
medali atau grid tertinggi saja yang
dikirim,” Kata Taufik kepada media ini usai rapat tersebut.
Ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan dan pengalaman
pada PON Beladiri Kudus tahun lalu. Masih banyak atlet yang tidak mampu lolos
di babak penyisihan di kelasnya masing-masing.
“Salah satu alasan adalah ketatnya kompetisi nasional.
Disamping secara finansial kami sedang efisiensi, namun secara prestasi tetap
menjadi concern kami, maka dengan
cara melakukan seleksi ketat dan realistis. Kami percaya para pelatih dan
pengurus cabang olahraga dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab mengerti
kondisinya, sehingga kami berharap bisa mengirim atletnya hanya yang potensi
medali, baik emas, perak atau perunggu,” tambah Taufik.
PON Beladiri, lanjut Taufik, bukan ajang mencari
pengalaman, tetapi ini sudah merupakan arena sesungguhnya dalam menunjukkan
prestasi nasional. Karena PON Beladiri saat ini sebagai ajang multy event yang digagas KONI Pusat
sebagai PON “antara” dan memberikan kesempatan khususnya kepada cabor yang
tidak bisa dipertandingkan di PON reguler yang mempertandingkan cabang olahraga
olimpik.
Rapat KONI Lampung kali ini selain melakukan evaluasi
pekerjaan yang sudah dilakukan dan akan dilakukan, juga lebih banyak
menginvetarisasi program jangka pendek dan menegah terutama sepanjang tahun
2026.
Seperti dikethui tahun ini cukup padat event besar, yakni
PON Beladiri di Manado bulan Agustus, kemudian ada Kejurnas Tenis Meja pada
Juli, dan Porprov bulan Oktober atau November.
“Semua ini menyita energi kita semua. Maka dari itu sudah
saya ingatkan bahwa segera dipetakan tahapan yang harusnya dilakukan untuk Porprov,
PON Berladiri dan sebagainya. Ini bisa dilakukan dengan kerjasama seluruh
bidang secara intens. Maka dari itu tadi saya ingatkan bahwa ada pekerjaan bisa
dilakukan lintas bidang, yaa
dilakukan lintas bidang. Yang khusus yaa
khusus. Karena pekerjaannya hampir bersamaan tahapannya, dan saya yakin di KONI
inikan terdiri dari orang-orang berpengalaman, maka sekarang harus menunjukkan
kerjasama tim yang baik,” ungkap Taufik.
Pekerjaan besar menyelesaikan tahapan bidding tuan rumah PON 2028, PON Beladiri,
dan Porprov sudah berada di depan mata, maka harus disikapi dengan bijak dan
mengedepankan kesatuan organisasi dalam merspon kesibukan yang bertumpuk-tumpuk
ini.
“Mari kita bekerjasama bahu membahu untuk melaksanakan
semua pekerjaan ini sesuai dengan tupoksi dan kewenangan masing-masing, serta
dahulukan kepentingan bersama dalam lembaga KONI Provinsi Lampung. Kedepankan
juga komunikasi dan sinergi antar bidang secara profesional,” tambahnya. (don)





Comments